Nikahi Aku, Bukan Pacari Aku

Diposting oleh Unknown Selasa, 08 Januari 2013

Kebanyakan dari kamu sekarang pasti sudah memiliki pacar. Ada yang pacaran itu cuma buat main-main. Ada yang karena ingin mendapatkan gratisan dan tukang ojek gratis tiap hari. Namun tidak jarang pula yang serius hingga sampai ke pelaminan. Sebaiknya kalau serius mencintai seseorang jangan mengajak dia pacaran, tapi lebih baik kamu langsung mengajak dia menikah. Mengapa demikian?
Jelas karena islam tidak menganjurkan seseorang untuk lama-lama berpacaran, melainkan langsung ke pernikahan dan menuju ke hubungan yang halal.
 
Nikahi Aku, Bukan Pacari Aku

Cowok: “Aku mencintaimu, sungguh-sungguh jatuh cinta kepadamu.”

Cewek: “Kalau kau memang mencintaiku, kenapa kau mengajakku pacaran?”

Cowok: “Hah, Bukankah karena aku mencintaimu maka karena itulah aku ingin menjadikanmu pacarku?”

Cewek: “Aku tahu. Aku bukan orang bodoh. Jika kau mencintaiku, kenapa menginginkanku melakukan hal yang tak berguna untuk hidupku?”

Cowok: “Hal yang tidak berguna, bukankah pacaran merupakan satu jalan untuk mencapai kesaling-mengenalan antara aku dan kau?”

Cewek: “Aku tidak sependapat denganmu. Maafkan aku.”

Cowok: “Tidak apa-apa.”

Cewek: “Apa kau masih ingin menjadikanku pacarmu?”

Cowok: “Iya. aku tidak akan menyerah.”

Cewek: “Kalau begitu, sampai kapanpun aku tidak akan mau menerimamu. Karena kau hanya ingin menjadikanku lampiasan nafsumu.”

Cowok: “Tapi aku mencintaimu.”

Cewek: “Tidak, aku tidak percaya kau mencintaiku. Kita sudah dewasa, sudah bisa membedakan mana yang baik dan tidak. Aku tidak ingin menghabiskan sisa hidupku dengan sia-sia. Hidup ini serius dan pasti akan ada pertanggungjawabannya.”

Cowok: “Akan aku buktikan kepadamu. Aku serius.”

Cewek: “Akan kau buktikan dengan apa. Dengan menungguku sampai aku mau? Ah basi. Banyak orang melakukannya begitu, dan banyak pula perempuan yang berhasil dibodohi. Sayangnya aku tidak sama dengan kebanyakan perempuan lain. Kau tidak akan berhasil.”

Cowok: “Lalu dengan apa aku membuktikannya?”

Cewek: “Serius kau ingin membuktikannya?”

Cowok: “Iya.”

Cewek: “Datanglah kepada kedua orangtuaku dan minta ijinlah kepada mereka untuk menikahiku. Bukan memacariku. Sanggup?”

Cowok: “Baiklah. Aku sanggup."

http://fiksi.kompasiana.com/cermin/2012/10/04/nikahi-aku-bukan-pacari-aku/

Semoga artikel Nikahi Aku, Bukan Pacari Aku bermanfaat buat kamu semua dan bisa menjadikan kamu orang-orang yang mencintai pasanganmu karena sang Pencipta. Amin

Pengen tulisan kamu terbit di Kumpul Remaja? Silakan kirimkan tulisan kamu di Facebook Fanpage Kumpul Remaja atau di komentar di bawah postingan ini. Sertakan identitasmu baik itu facebook, twitter atau blog kamu.! Atau ingin menjadi penulis di blog ini, silakan kontak Admin.

Share on :


Artikel Terkait:

0 komentar

Posting Komentar

Adsense Indonesia

Followers

Berita Populer Minggu Ini